Dosen dan pemakalah berfoto bersama usai Seminar Nasional dan Paper Conference “Meneropong Masa Depan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia” yang diselenggarakan Fakultas Hukum UII di Yogyakarta.
Yogyakarta — Dosen dan mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo menunjukkan kontribusi aktif dalam pengembangan keilmuan hukum dengan berpartisipasi sebagai pemakalah pada Seminar Nasional dan Paper Conference “Meneropong Masa Depan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia” yang diselenggarakan oleh Departemen Hukum Administrasi Negara Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII), Rabu (11/6/2025).
Kegiatan ilmiah berskala nasional tersebut dilaksanakan secara hybrid, dengan pelaksanaan luring di Auditorium FH UII Yogyakarta serta partisipasi daring yang diikuti akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Presentasi paper dosen dan mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam sesi Paper Conference Nasional FH UII yang dilaksanakan secara daring.
Dalam forum tersebut, tim dosen dan mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo mempresentasikan paper berjudul “Kepatuhan Hukum PMI dan P3MI: Studi Kasus Penempatan Ilegal Pekerja Migran dari Lombok ke Malaysia.” Kajian ini mengangkat persoalan kepatuhan hukum dalam praktik penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya terkait masih maraknya penempatan ilegal lintas negara.
Penelitian tersebut menyoroti tantangan implementasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, termasuk lemahnya pengawasan terhadap Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) serta risiko hukum yang dihadapi PMI.
Slide presentasi paper “Kepatuhan Hukum PMI dan P3MI: Studi Kasus Penempatan Ilegal Pekerja Migran dari Lombok ke Malaysia”.
Keterlibatan mahasiswa sebagai pemakalah bersama dosen mencerminkan komitmen IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam mengembangkan pembelajaran berbasis riset (research-based learning) serta membangun tradisi akademik yang partisipatif dan kolaboratif.
Selain menjadi forum presentasi ilmiah, konferensi ini juga menjadi ruang diskusi lintas institusi dalam membahas isu perlindungan hak asasi manusia, harmonisasi hukum nasional dengan instrumen internasional, serta penguatan kebijakan perlindungan pekerja migran di tengah dinamika global.

Dosen dan mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo yang menjadi pemakalah dalam Paper Conference Nasional FH UII.
Partisipasi dosen dan mahasiswa dalam konferensi nasional ini diharapkan dapat memperkuat budaya riset di lingkungan perguruan tinggi, mendorong lahirnya publikasi ilmiah, serta memberikan kontribusi pemikiran akademik terhadap penguatan sistem perlindungan hukum bagi Pekerja Migran Indonesia.

